Produsen & Pemasok Pipa Baja Terkemuka di China |

ASTM A500 vs ASTM A501

ASTM A500 dan ASTM A501Keduanya secara khusus membahas persyaratan yang terkait dengan fabrikasi pipa struktural baja karbon.

Meskipun ada kesamaan dalam beberapa aspek, keduanya juga memiliki karakteristik dan aplikasi uniknya masing-masing.

Selanjutnya kita akan melihat perbedaan utama antara ASTM A500 dan ASTM A501 serta bagaimana keduanya digunakan dalam berbagai aplikasi.

ASTM A500 VS ASTM A501

Pipa ASTM A50 harus diproduksi dengan proses tanpa sambungan atau pengelasan.

Pipa las harus dibuat dari baja canai datar dengan proses pengelasan resistansi listrik (ERW).

Proses Manufaktur ASTM A501

Pipa harus dibuat dengan salah satu proses berikut: tanpa sambungan, pengelasan butt furnace (pengelasan kontinu); pengelasan resistansi atau pengelasan busur terendam.

Kemudian, material tersebut akan dipanaskan kembali di seluruh penampang dan dibentuk secara termal melalui proses reduksi atau pembentukan, atau keduanya.

Pembentukan bentuk akhir akan dilakukan melalui proses pembentukan panas.

Proses Manufaktur yang Berbeda

Kedua standar tersebut mengizinkan penggunaan teknik pembuatan pipa tanpa sambungan;

Jika proses pengelasan digunakan untuk manufaktur, ASTM A500 menggunakan pengelasan resistansi listrik (ERW), sedangkan ASTM A501 memperbolehkan berbagai teknik pengelasan, termasuk pengelasan resistansi listrik (ERW), pengelasan busur terendam (SAW), dan lain-lain.

Namun, ASTM A501 mensyaratkan pipa tersebut diberi perlakuan panas, yang membantu meningkatkan keseragaman dan sifat mekanik material. Tujuan dari thermoforming adalah untuk meningkatkan sifat material dengan memberikan perlakuan panas pada pipa sebelum bentuknya diselesaikan.

ASTM A500 tidak memiliki persyaratan sedetail itu.

Klasifikasi Tingkat

ASTM A500tabung diklasifikasikan sebagaiNilai B, Nilai C, dan Nilai D.

ASTM A501tabung diklasifikasikan sebagaiKelas A,Nilai B, dan Nilai C.

Rentang Ukuran yang Berlaku

Rentang Ukuran ASTM A500 vs ASTM A501

Komponen Kimia

ASTM A500 vs A501 - Persyaratan Kimia

Secara keseluruhan, terdapat beberapa perbedaan dalam komposisi kimia tabung struktural baja karbon yang ditentukan dalam dua standar, ASTM A500 dan ASTM A501.

Dalam ASTM A500, Grade B dan Grade D memiliki persyaratan komposisi kimia yang sama, sedangkan Grade C memiliki kandungan karbon yang lebih rendah dibandingkan dengan B dan D. Dalam ASTM A501, komposisi kimia Grade A sama dengan Grade B, sedangkan Grade C memiliki kandungan karbon yang lebih rendah dibandingkan dengan Grade B.

Dalam ASTM A501, komposisi kimia Grade A mirip dengan Grade B dan D dari A500, tetapi pada Grade B dan C kandungan karbonnya berkurang, kandungan mangannya sedikit meningkat, dan kandungan fosfor serta sulfurnya lebih rendah daripada pada Grade A.

Kandungan tembaga tetap menjadi persyaratan minimum yang konsisten di semua tingkatan.

Persyaratan komposisi kimia yang berbeda mencerminkan kebutuhan spesifik dari kedua standar tersebut untuk proses produksi dan aplikasi yang berbeda, memastikan bahwa material tersebut memenuhi kriteria kinerja untuk berbagai aplikasi teknik dan struktural.

Kinerja Mekanis

Kinerja Mekanis ASTM A500

Persyaratan Tarik ASTM A500

Kinerja Mekanis ASTM A501

ASTM A501_Persyaratan Tarik

Sifat Mekanik yang Berbeda

Material dalam A501 umumnya menawarkan tingkat kekuatan yang lebih tinggi karena peningkatan kekuatan baja dari proses pembentukan panas.

Proyek Eksperimental

Perbedaan persyaratan untuk item eksperimental dalam kedua standar tersebut mencerminkan proses pembuatan dan tujuan penggunaan dari kedua tabung yang berbeda ini.

Standar ASTM A500 mensyaratkan Analisis Termal, Analisis Produk, dan Sifat Mekanik di samping Uji Perataan, Uji Pelebaran, dan Uji Penghancuran Baji untuk memastikan bahwa proses pembentukan dingin tidak berdampak negatif pada sifat material.

Standar ASTM A501 menekankan proses termoforming, dan karena produk termoforming sudah mengalami perlakuan panas selama proses manufaktur, pengujian ini dapat dianggap berlebihan karena perlakuan panas telah memastikan plastisitas dan ketangguhan material.

Bidang Aplikasi

Meskipun keduanya memainkan peran struktural, penekanannya akan berbeda.

Pipa ASTM A500 banyak digunakan dalam struktur bangunan, manufaktur mesin, rangka kendaraan, dan peralatan pertanian karena sifat pembengkokan dingin dan pengelasannya yang baik.

Bidang Aplikasi ASTM A500

Pipa ASTM A501 lebih cocok untuk aplikasi bangunan dan struktur yang membutuhkan kekuatan dan ketangguhan yang lebih tinggi, seperti konstruksi jembatan dan struktur pendukung besar, karena ketangguhan dan kekuatannya yang sangat baik.

Bidang Aplikasi ASTM A501

Kedua standar tersebut memberikan panduan untuk pembuatan pipa baja karbon berkualitas tinggi, tetapi pilihan terbaik bergantung pada persyaratan dan batasan proyek tertentu.

Jika suatu struktur perlu berkinerja baik di lingkungan bersuhu rendah, ASTM A501 mungkin lebih disukai karena peningkatan ketangguhan dari pembentukan panas memberikan ketahanan yang lebih baik terhadap patahan getas. Sebaliknya, jika struktur tersebut akan dibangun untuk lingkungan dalam ruangan, maka ASTM A500 mungkin sudah cukup, karena dapat memberikan kekuatan dan kemudahan pengerjaan yang dibutuhkan, sekaligus berpotensi lebih murah.

Tag: a500 vs a501, astm a500, astm a501, baja karbon, pipa struktural.


Waktu posting: 06 Mei 2024

  • Sebelumnya:
  • Berikutnya: