ASTM A500 dan ASTM A513Keduanya merupakan standar untuk produksi pipa baja dengan proses ERW.
Meskipun keduanya memiliki beberapa proses manufaktur yang sama, namun keduanya berbeda secara signifikan dalam sejumlah hal.
Jenis Baja
ASTM A500Spesifikasi Standar untuk Pipa Struktur Baja Karbon Las dan Tanpa Sambungan yang Dibentuk Dingin dalam Bentuk Bulat dan Berbagai Bentuk
ASTM A500 hanya dapat berupa baja karbon.
ASTM A513Spesifikasi Standar untuk Pipa Mekanik Baja Karbon dan Paduan yang Dilas dengan Resistansi Listrik
ASTM A513 dapat berupa baja karbon atau baja paduan.
Rentang Ukuran
Proses Manufaktur
Proses Manufaktur ASTM A500
Pipa tersebut harus dibuat oleh seorangproses tanpa sambungan atau pengelasan.
Pipa las harus dibuat dari baja canai datar dengan proses pengelasan resistansi listrik (ERW).
A500 biasanya dibuat dari baja dalam keadaan canai panas, kemudian dibentuk dingin dan dilas.
Catatan: Istilah "flat-rolled" merujuk pada proses pengerjaan logam yang terutama diterapkan pada baja dan material logam lainnya.Dalam proses ini, logam dimulai dari bentuk curah aslinya (misalnya batangan) dan diratakan menjadi lembaran atau gulungan melalui proses penggulungan panas atau dingin.
Proses Manufaktur ASTM A513
Tabung harus dibuat dengan proses pengelasan resistansi listrik dan harus terbuat dari baja canai panas atau dingin sesuai spesifikasi.
Perlakuan Panas
Perlakuan Panas ASTM A500
Tabung dalam standar ASTM A500 biasanya tidak memerlukan perlakuan panas. Hal ini karena ASTM A500 terutama ditujukan untuk penggunaan struktural, di mana penekanannya adalah pada kekuatan dan ketangguhan struktural yang memadai. Tabung-tabung ini biasanya diproduksi dengan pembentukan dingin dan pengelasan selanjutnya, menggunakan material baja karbon yang sudah memiliki kekuatan dan ketangguhan tertentu.
Namun, dalam kasus-kasus tertentu, untuk mencapai sifat mekanik tertentu atau memenuhi persyaratan teknis tertentu, tabung dan pipa ASTM A500 dapat dikenai perlakuan panas normalisasi atau penghilangan tegangan, terutama di mana tegangan sisa dihilangkan setelah pengelasan.
Perlakuan Panas ASTM A513
Standar ASTM A513 menawarkan beberapa jenis pipa, beberapa di antaranya dapat diberi perlakuan panas untuk mencapai sifat mekanik yang diinginkan.
NA(Tidak Dianil) - Tidak dianil; mengacu pada pipa baja yang belum diberi perlakuan panas dalam kondisi dilas atau ditarik, yaitu, dibiarkan dalam kondisi aslinya setelah pengelasan atau penarikan. Perlakuan ini digunakan untuk aplikasi di mana tidak diperlukan perubahan sifat mekanik akibat perlakuan panas.
SRA(Perlakuan Annealing Penghilang Tegangan) - Annealing Penghilang Tegangan; perlakuan panas ini dilakukan pada suhu di bawah suhu kritis bawah material, dengan tujuan utama menghilangkan tegangan internal yang dihasilkan selama pemrosesan tabung, sehingga meningkatkan stabilitas material dan mencegah deformasi setelah pemrosesan. Annealing penghilang tegangan biasanya digunakan dalam pemesinan komponen presisi untuk memastikan akurasi dimensi dan bentuk.
N(Dinormalisasi atau Dianil Dinormalisasi) - Dinormalisasi atau dianil; perlakuan panas pada suhu di atas suhu kritis atas material yang dapat memperhalus ukuran butir baja dan meningkatkan sifat mekanik serta ketangguhannya. Normalisasi adalah perlakuan panas umum yang digunakan untuk meningkatkan sifat mekanik suatu material agar lebih sesuai untuk beban kerja yang lebih tinggi.
Komposisi Kimia dan Sifat Mekanik
Pipa ASTM A500 dirancang untuk keperluan struktural dan memiliki sifat mekanik (kekuatan tarik, kekuatan luluh, perpanjangan) dan kimia tertentu.
Material ini dikenal karena kemampuan pengelasan dan keuletannya yang baik, serta dapat digunakan dalam struktur yang membutuhkan rasio kekuatan terhadap berat yang tinggi.
Terdapat beberapa jenis pipa ASTM A513 yang berbeda, masing-masing dengan sifat mekanik dan kimia tersendiri untuk aplikasi spesifik.
Sebagai contoh, pipa Tipe 5 adalah produk drawn sleeve (DOM) dengan toleransi yang lebih ketat, hasil akhir permukaan yang lebih baik, dan sifat mekanik yang lebih konsisten.
Area Aplikasi Utama
ASTM A500 umumnya digunakan dalam aplikasi struktural seperti bangunan, jembatan, dan komponen pendukung. Standar ini digunakan di tempat yang membutuhkan kekuatan lebih tinggi dan konstruksi yang kokoh.
Di sisi lain, ASTM A513 digunakan dalam aplikasi yang membutuhkan toleransi dan penyelesaian permukaan dengan presisi tinggi. Penggunaan umum meliputi suku cadang otomotif dan suku cadang mekanik yang mungkin perlu dipasang bersamaan dengan presisi yang sangat tinggi.
Harga
Produk ASTM A500 umumnya lebih murah karena persyaratan akurasi dimensi dalam proses manufakturnya relatif kurang ketat.
ASTM A513, khususnya Tipe 5 (DOM), bisa lebih mahal karena memerlukan pengerjaan tambahan untuk mendapatkan akurasi dan hasil akhir permukaan yang lebih baik.
Oleh karena itu, pilihan antara kedua jenis pipa baja ini harus didasarkan pada kebutuhan spesifik proyek tersebut.
Jika proyek membutuhkan kekuatan struktural dan daya tahan, ASTM A500 adalah pilihan yang lebih tepat. Sedangkan untuk aplikasi yang membutuhkan presisi tinggi dan kondisi permukaan yang sangat baik, ASTM A513 mungkin lebih disukai.
Tag: ASTM a500 vs a513, astm a500, astm a513, tabung baja karbon.
Waktu posting: 08 Mei 2024